22 April 2008

SAMLinux 2007 LiveUSB

. 22 April 2008

SAMLinux merupakan distro turunan PCLinux OS yang menggunakan dekstop XFCE 4.4.1 sebagai defaultnya. SAMLinux 2007 merupakan versi release saat tulisan ini dibuat, sedangkan versi selanjutnya masih RC-1. SAMLinux hanya menyediakan versi LiveCD, tapi juga bisa diinstall di HardDisk menggunakan DrakeLive-install yang shortcutnya ada di dekstop.

Untuk membuat versi LiveUSB dari SAMLinux diperlukan FlashDisk berkapasitas minimal 1 GB, karena SAMLinux LiveCD berukuran 699.5MB, format flashdisk dan tandai agar bootable. Untuk menandai partisi agar bootable dapat menggunakan program Parted maupun fdisk. Untuk melihat apakah FlashDisk kita sudah ditandai Bootable, buka terminal dan ketikkan

sudo fdisk -l

Jika hasilnya ada tanda '*' setelah nama device, maka FlashDisk sudah bootable dan dapat langsung digunakan untuk membuat LiveUSB. Bila tidak ada tanda '*' buka fdisk dengan mengetikkan
sudo umount /dev/sdX
sudo fdisk /dev/sdX

X adalah lokasi device berada, hasil dari pembacaan sudo fdisk -l diatas, jika hasilnya /dev/sdb, maka perintahnya sudo umount /dev/sdb dan sudo fdisk /dev/sdb.

Setelah masuk ke lingkungan kerja FDISK, ketikkan p untuk melihat daftar partisi yang ada, kemudian ketik a untuk membuat partisi active, lalu ketikkan 1 untuk memilih partisi no 1, jika didalam flashdisk ada beberapa partisi. Untuk keluar dari FDISK ketikkan w sekaligus untuk menyimpan perubahan ke FlashDisk. Bila ingin memformat FlashDisk ketikkan perintah berikut di terminal
sudo mkfs.vfat -F 16 -n liveusb /dev/sdX

'liveusb' merupakan label untuk menamai USB FlashDisk, boleh menggunakan nama lain. Berikutnya adalah cabut dan tancapkan lagi USB FlashDisk ke Port USB untuk proses automount.

Siapkan file iso dari SAMLinux 2007, file bisa di download dari sini, bakar ke CD atau di mount dengan perintah berikut
sudo mkdir /media/samlinux
sudo mount -o loop SAM-2007.iso /media/samlinux

masuk ke direktori cd samlinux, kemudian salin file livecd.sqfs dan isi dari isolinux ke root directory flashdisk, bukan subdirectory, kemudian ganti nama isolinux.cfg menjadi syslinux.cfg karena kita akan menggunakan syslinux untuk booting.
cd /media/samlinux
cp isolinux/* livecd.sqfs /media/liveusb
mv isolinux.cfg syslinux.cfg

Install syslinux, bila GNU/Linux kita belum ada syslinux, untuk instalasinya bisa merujuk ke masing-masing distro, untuk debian/ubuntu
sudo aptitude install syslinux

Berikutnya install syslinux pada FlashDisk
sudo syslinux /dev/sdX

Reboot komputer dan setting BIOS agar booting dari USB-HDD atau USB-ZIP



0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 

Tulisan Terbaru

Komentar Terbaru

Caktanto is proudly powered by Blogger.com | Makasih o-om.com atas templatenya