Codec ialah singkatan dari compressor dan decompressor yang digunakan untuk meng-encode dan decode suatu data ke format lain yang kebanyakan fungsinya untuk memperkecil ukuran file, misalnya file video dan audio. Kebanyakan codec merubah file video analog ke format digital (misal MPEG) atau file audio analog ke format digital (misal MP3) yang lebih ramping ukurannya dengan kualitas yang hampir sama atau lebih rendah.
Namun sayang sekali, di Linux khususnya distro-distro besar seperti Debian, Ubuntu, Mandriva, OpenSUSE, dan Fedora, codec-codec yang disertakan tidak selengkap di Ms Windows. Hal ini dikarenakan lisensi dari beberapa codec yang mungkin dilarang di suatu negara. Mungkin kita pernah mengalaminya, saat ingin menjalankan video berformat DivX, atau menjalankan file audio MP3 di Linux, eh ternyata tidak bisa. Untungnya para developer MPlayer membuat codec audio/video yang cukup lengkap.
Inilah yang kulakukan untuk membuat Linux-ku bisa memainkan file-file multimedia layaknya di Windows.
Download file codec di sini, bisa dipilih antara all-xxx.tar.bz2, essential-xxx.tar.bz2, windows-all-xxx.zip, xxx merupakan tanggal.
Extract file yang sudah di download, misalnya aku mendownload all-20071007.tar.bz2tar -jxvf all-20071007.tar.bz2
Buat directory win32 di /usr/lib dan codecs di /usr/local/libsudo mkdir /usr/lib/win32
sudo mkdir /usr/local/lib/codecs
Salin isi dari all-20071007 ke /usr/lib/win32 dan /usr/local/lib/codecs/sudo cp all-20071007/* /usr/lib/win32
sudo cp all-20071007/* /usr/local/lib/codecs/
Sekarang coba jalankan file multimedia kita di totem atau mplayer.
Berikut adalah sebagian codec video yang didukung oleh mplayer
Dan codec audio yang didukung mplayer
Info selengkapnya dapat dibaca di sini
Mengganti "Older Posts" Dengan Angka
1 week ago

0 comments:
Post a Comment